Sabtu, 24 November 2012
Rabu, 21 November 2012
Alur Fikiran Pemuda Reformasi
Ini jalanku,
Bukan politik, pula bukan diplomatik
Ini jalanku,
Jalan kebebasan, bisa dipertanggungjawabkan
Ini hariku,
Penuh tipu muslihat, banyak para penjilat
Ini hariku,
Penuh orang baik, tapi tercekik
Ini zamanku,
Yang kaya makin kaya, rakyat jelata merajalela
Ini zamanku,
Orang baik dipersalahkan, para penjahat diagungkan
Lihat!!para penguasa yang semena-mena
Lihat!!rakyat biasa melunta-lunta
Dengar!!"baginda" raja terbahak-bahak
Dengar!!tangisan rakyat penuh sesak
Ditangan kita....pemuda, nyawa negeri ini
Bukan politik, pula bukan diplomatik
Ini jalanku,
Jalan kebebasan, bisa dipertanggungjawabkan
Ini hariku,
Penuh tipu muslihat, banyak para penjilat
Ini hariku,
Penuh orang baik, tapi tercekik
Ini zamanku,
Yang kaya makin kaya, rakyat jelata merajalela
Ini zamanku,
Orang baik dipersalahkan, para penjahat diagungkan
Lihat!!para penguasa yang semena-mena
Lihat!!rakyat biasa melunta-lunta
Dengar!!"baginda" raja terbahak-bahak
Dengar!!tangisan rakyat penuh sesak
Ditangan kita....pemuda, nyawa negeri ini
Rabu, 04 April 2012
Balada Penimbun Harta
Tersembunyi dalam lemari dari besi
Di balik tirai beranyamkan bambu
Seperti butir pasir dipantai
Tergerus ombak hilang tak berjejak
Jangankan rumah satu petak
Hotel berbintang pun jadi dibuat
Orang bilang mereka "bangsat"
Mereka kata "trick or threat"
Bukan hanya pesulap, mereka juga pandai
Pandai bertipu muslihat
Hati kecil berkata itu dosa
Akal pun bersuara "yang penting makmur sentosa"
Mengejar yang tidak dibawa mati
Hilang sudah harga diri
Tertimbun harta pinta tambah lagi
Tak kan henti bila tak mati
Senin, 02 April 2012
Adil
Kunikmati secangkir kopi dipagi hari
Menikmati hidupku yang sebentar ini
Mencoba memahami dunia dan isinya
Mengerti arti kehidupan ini
Tuhan memang maha Adil
Menciptakan dunia penuh keseimbangan
Tak ada kecacatan dalam ciptaan-Nya
Tak ada kebobrokan dalam mahluk-Nya
Hidup pun begitu seimbang
Selalu ada kejahatan saat kebaikan mulai sirna
Begitu pula,
Selalu ada kebaikan saat kejahatan merajalela
Manusia,
Mencoba menyelami dalamnya bumi
Mencari ujungnya langit
Tanpa kekuasaan-Nya kau pun tak berdaya
Menikmati hidupku yang sebentar ini
Mencoba memahami dunia dan isinya
Mengerti arti kehidupan ini
Tuhan memang maha Adil
Menciptakan dunia penuh keseimbangan
Tak ada kecacatan dalam ciptaan-Nya
Tak ada kebobrokan dalam mahluk-Nya
Hidup pun begitu seimbang
Selalu ada kejahatan saat kebaikan mulai sirna
Begitu pula,
Selalu ada kebaikan saat kejahatan merajalela
Manusia,
Mencoba menyelami dalamnya bumi
Mencari ujungnya langit
Tanpa kekuasaan-Nya kau pun tak berdaya
Kiblatku
Kicau burung cemara dipagi hari
Seiring munculnya sang mentari
Menggantikan malam yang kelap
Membangunkan mata-mata yang terlelap
Bersiapku tuk mengambil wudhu
Berdiri dalam hening menghadap-Mu
Mencoba khitmat dalam sujud
Hilang resah tak berwujud
Takut kepada-Mu karna membohongi diri
Lebih baik kucoba tuk memperbaiki diri
Ku kembalikan kepada-Mu sang pengatur hidup
Tak lama dunia melainkan hanya sekejap
Mampukah aku melihat bayang-Mu semu
Untuk-Mu kumiliki segala rindu
Tetap dijalan-Mu ku berjihad
Linglung aku jika tak bersujud
Seiring munculnya sang mentari
Menggantikan malam yang kelap
Membangunkan mata-mata yang terlelap
Bersiapku tuk mengambil wudhu
Berdiri dalam hening menghadap-Mu
Mencoba khitmat dalam sujud
Hilang resah tak berwujud
Takut kepada-Mu karna membohongi diri
Lebih baik kucoba tuk memperbaiki diri
Ku kembalikan kepada-Mu sang pengatur hidup
Tak lama dunia melainkan hanya sekejap
Mampukah aku melihat bayang-Mu semu
Untuk-Mu kumiliki segala rindu
Tetap dijalan-Mu ku berjihad
Linglung aku jika tak bersujud
Langganan:
Komentar (Atom)