Kamis, 23 Mei 2024

Pemilik tanah dan Hewan pengerat

Lelaki yang terbiasa dengan perpisahan

Menjadi mati rasa, seakan dunia itu sirna

Dan menjadi hampa, tak lagi tersisa

Apa arti lelaki, bila enggan menahan diri

Apa arti lelaki, bila kehilangan jati diri

Biarkan saja membusuk, kaku diantara lemari dan rak buku

mati,

Meninggalkan segala kefanaan

Menuju ketiadaan atau kesucian

Meninggalkan jasad

Yang lebih berguna dibanding materi

Apa arti manusia, bila tidak dimanusiakan

Apa arti manusia, yang cuma punya kesendirian

Biarkan saja terbaring, bersama dengan papan dan kain

Sabtu, 27 April 2024

Aroma Klorofil

Aku yang tidur terlentang diatas hijaunya padang rumput yang terbentang

Bermandikan cahaya matahari di sekujur tubuhku

Penuh rasa hangat dan nyaman bagai dipelukan ibu saat menimangku dulu

Sambil menatap langit biru yang sebentar lagi akan ditutup mendung

Kupejamkan mata untuk merasakan tetesan air hujan pertama diantara sela-sela mata dan alisku

Biar kunikmati mendungku hari ini karena cerah akan segera kembali 

Membawa kehangatan dan kenyamanan yang telah dinanti


Minggu, 21 April 2024

Bulan yang Merindukan Malam

Setahun yang lalu kamu hadir dalam hidup ku,

Semua susah payah, sirna dengan tawa dan tangismu

Seribu kilo, mungkin kurang, jarak yang terbentang

Tak menyurutkan rasa ingin pulang

Untuk menggondong dan memelukmu, yang menjadi bahagiaku

Melihat tawamu saat kugendong dipundakku, hal terbaik yang membuat waktu terhenti sepersekian detik

Melihat jemari mungilmu yang kugenggam, hal terindah yang membuat dunia lebih berwarna

Mendengar suaramu memanggil bapak, hal paling menggembirakan seakan semesta sedang berada dipelukan

Bapak ibumu bahagia memilikimu, anakku

Dan Bali, Aku kembali

Baliku balimu, bali kita

Tempat berbagi cerita, canda tawa, juga nestapa

Tempat kembali, jiwa-jiwa yang berkelana pergi

Tempat terkasih, menunggu datangnya senang dan hilangnya sedih

Tempat terkenang, segala angan dan impian yang akan datang

Kamis, 14 April 2022

Kenihilan yang Ada

Yang kepunyaanku tapi bukan milikku

Yang olehku tapi bukan dariku

Yang sebagianku tapi bukan bagianku

Yang manfaatku tapi bukan kegunaanku

Yang kubawa dan yang kutinggal

Yang kugenggam dan yang kulepas

Yang kuambil dan yang kuberi

Yang kubuat dan yang kurusak

Manusia lahir tanpa apa-apa

Manusia mati tanpa apa

Aku hanya perantara

Minggu, 10 April 2022

Aku yang Dia

Bahagiaku bersama bahagianya

Sukaku dalam sukanya

Inginku menjadi inginnya

Pelukku juga peluknya

Sedihku jangan untuknya

Sakitku hanya untukku

Susahku diam diam saja

Aku yang tertawa berselimutkan dia

Dia yang kubilang cantik,

sebanding dengan semesta

Petak tanah menjadi sabana

Bilik kamar seperti samudra

Dibawah atap tak bercahaya,

kita merasakan dunia yang makin menua

Bercerita, tentang yang akan

Sebagian saling meluka, berwujud nestapa

Bagian lain saling merasa, berujung menjiwa


Syair dari Semesta

Syair mana yang lebih baik dari kata tuhan

Aku mencoba meniru tuhan

Menyusun syair indah

Tersusun ayat demi ayat

Namun begitu anehnya

Manusia lebih percaya manusia

Disaat tuhan sudah mencetak syair-Nya

Manusia lebih suka manusia

Disaat tuhan penuh kasih sayang

Aku manusia yang mencoba meniru tuhannya

Aku manusia yang ingin tau apa itu semesta

Aku manusia yang akrab dengan gelap