Senin, 02 September 2013

Menanti Hari Esok

Semua menyala bagai sinar mentari terbit di ufuk timur
Semua menggebu begitu semangat layak jenderal akan perang
Semua membuat terkejut seakan baru merasakan untuk pertama
Semua tak bisa menebak cerita yang telah lama dibuat

Untuk hari hari yang dipenuhi canda dan tawa
Untuk hari hari disaat antagonis belum ada dalam cerita
Untuk hari disaat semua dapat berdampingan
Untuk hari dimana masih ada jalan terang yang dilewati




Kini hitam legam sudah semuanya
Bagai malam tanpa cahaya rembulan
Bintang bintang pun tertutup cumolonimbus terbesar
Kini hanya ada sisa sisa malam tak berbintang

Mungkin hari esok menjadi lebih terang
Mungkin matahari akan kembali bersinar dengan indahnya
Mungkin malam kembali berbintang
Mungkin cerita dapat terselesaikan dengan sempurna

Jelas langkah tak menengok kebelakang
Jelas mentari tidak terbit dua kali dihari yang sama
Jelas cerita yang dimainkan tak dapat di ubah
Biarkan semua mengalir deras bagai aliran hulu sungai

Tidak ada komentar:

Posting Komentar